506685300-Materi-Umbi-Umbian - Document to Flipbook
Published on Oct 18, 2026
Description:
KUE INDONESIA DARI UMBI-UMBIAN
A. Definisi Umbi-umbian
Umbi merupakan organ tumbuhan yang mengalami perubahan bentuk dan ukuran akibat
fungsinya, yakni sebagai alat perkembangbiakan atau cadangan makanan. Umbi-umbian
biasanya terbentuk di bawah tanah (pada bagian akar), serta memiliki kandungan utama
berupa karbohidrat atau pati. B. Jenis – jenis umbi secara umum
Berdasarkan jenisnya, umbi dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Umbi jalar, kentang, talas, dan gadung
2. Ubi kayu (singkong), erut (ararut), dan ganyong
Dari umbi-umbi tersebut, jenis-jenis umbi yang sering digunakan dalam pembuatan kue
indonesia yaitu ubi kayu (singkong), ubi jalar, talas, erut (ararut), ganyong dan kentang. Hanya gadung yang tidak digunakan untuk pembuatan kue karena ubi gadung beracun. Umbi-umbian yang digunakan untuk pembuatan kue pada umumnya umbi yang sudah
cukup tua dan disesuaikan dengan kegunaannya, umbi yang terlalu tua mengandung kadar
tepung yang tinggi dan memiliki serat banyak, sedangkan umbi yang muda kadar airnya
tinggi namun zat tepungnya kurang, sehingga umbi yang masih muda kurang baik digunakan
untuk pembuatan kue. C. Klasifikasi umbi yang biasa digunakan dalam pembuatan kue Indonesia
1. Ubi kayu (singkong)
Ubi kayu (manihot esculenta) atau singkong merupakan tanaman pangan yang
mudah dibudidayakan dan dapat tumbuh di daerah tropis. Di Indonesia, ubi kayu
merupakan bahan makanan yang telah lama dikonsumsi. Hampir disetiap daerah di
Indonesia mempunyai makanan khas berbahan ubi kayu. Kekurangan dari umbi kayu diantaranya :
a. Umbi kayu memiliki umur simpan yang pendek sehingga tidak dapat disimpan
lama karena akan menjadi biru kehitam-hitaman dan kering, hal ini disebabkan
larutan asam sianida dalam cairan sel yang keluar sebagai gas. b. Rendah protein
c. Beberapa varietas mengandung racun HCN (asam sianida). Berdasarkan
kandungan sianidanya, ubi kayu dibagi dua yaitu
- Ubi kayu manis (sianida rendah), singkong yang rasanya manis, varietas ubi
kayu manis biasa dikonsumsi langsung. Berwarna putih dan singkong mentega
berwarna kuning. - Ubi kayu pahit (sianida tinggi)., singkong yang rasanya pahit, varietas ubi
kayu pahit biasa diolah menjadi tapioka. Tapioka adalah pati yang berasal dari
ekstraksi umbi singkong. Pengolahan tapioka cukup aman karena selama
proses pembuatan tapioka, pati tersebut sudah mengalami pencucian dan
pengeringan. Sehingga sianida larut di dalam air, dan hanya sedikit residu
sianida dalam pati yang dihasilkan. Kue-kue dari umbi kayu diantaranya lemut, kue mata roda, gethuk lindri, misro, combro, kue lapis singkong, kue talam
singkong, berbagai macam kripik, kue bengawan solo, dsb.Ciri-ciri ubi kayu (singkong) : - Kulinya segar, berkeriput, berwarna merah kecoklatan
- Umbinya berwarna putih atau kuning
- Memiliki racun HCN (asam sianida)
- Dapat dibuat makanan kecil - Dapat dibuat tepung tapioka
Cara memilih singkong yang baik dan berkualitas
- Jika dipotong masih basah dan sangat mudah retak atau dipatahkan. - Kupas atau cungkil kulit umbi singkong dengan kuku. Kulit yang kekuningan
(mentega) atau kecoklatan atau kemerah-merahan umumnya lebih baik dari
pada yang berwarna putih. - Patahkan sedikit ujungnya. Bila ada bagian yang membiru sebaiknya jangan
dipilih. Noda biru atau hitam menandakan bahwa singkong telah lama
disimpan. Singkong yang telah lama disimpan cenderung mengeluarkan noda
biru atau hitam yang diakibatkan enzim poliphenolase yang bersifat racun. - Jika memilih singkong pada suatu tumpukan dan menemukan singkong yang
tidak baik, maka hindarkan memilih singkong pada tumpukan yang sama
karena biasanya satu tumpukan singkong sifatnya sama. - Perhatikan tanah yang menempel di kulit umbi. Tanah yang masih liat, belum
kering, menandakan singkong baru dicabut, dan paling ideal untuk diolah. - Cuci singkong supaya bersih. Apabila belum diolah, rendam singkong terlebih
dahulu agar warnanya tidak berubah. 2. Ubi jalar (ketela rambat)
Ubi jalar merupakan umbi-umbian terpenting di Indonesia, hal ini dikarenakan
ubi jalar termasuk sumber utama karbohidrat setelah padi, jagung, kentang dan ubi
kayu. Kulit ubi jalar tipis, warna kulit maupun daging umbi meliputi warna ungu, orange, kuning, dan putih atau campuran ungu-putih. Perbedaan ubi jalar dengan ubi
ubi kayu salah satunya pada kadar gulany. Ubi jalar mempunyai rasa agak manis
sampai manis, sedangkan ubi kayu tawar. Ubi jalar dapat diolah menjadi berbagai
macam kue Indonesia, diantaranya kue talam, lue pilus, kurabu saga, carang emas, keripik, dsb. Ciri ciri ubi jalar (ketela rambat) : - Kulitnya tipis tidak berkeriput - Warnanya ungu, orange, putih, kuning, campuran ungu-putih
- Mengandung banyak karoten
- Daunnya dapat dibuat sayuran
- Dapat dimakan mentah (rujak)
- Dapat dibuat kue tradisional3. Kentang
Di Indonesia kentang digunakan sebagai bahan pembuatan sayur dan lauk pauk. Selain itu digunakan sebagai bahan pembuatan kue-kue Indonesia. Misalnya kue
lumpur kentang, donat kentan, dsb
Kentang memiliki banyak jenis, diantaranya kentang biasa, red potato, kentang kleci, dan kentang rendang. Kentang mengandung banyak karbohidrat. Akan tetapi kentang
yang disimpan lama dapat mengandung racun yang disebut dengan solanin. Ciri-ciri kentang adalah :
a. Kulit tipis, tidak berkeriput dan warna kuning
b. Dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kue-kue Indonesia
c. Sebagai makanan pokok
d. Untuk bahan pembuatan lauk pauk seperti perkedel kentang
e. Tepung kentang banyak mengandung zat pati
4. Umbi erut (ararut) dan ganyong
Umbi erut berwarna putih dan bersisik, sedangkan ganyong berwarna kemerah- merahan dan lebih besar dibandingkan umbi erut. Erut dan ganyong menghasilkan
tepung untuk bahan membuat bubur, kue kering, dan kue lainnya. Kedua jenis umbi
ini jarang digunakan sebagai bahan pokok untuk pembuatan kue secara langsung
seperti halnya dengan umbi-umbi lain, tetapi digunakan berupa sari atau tepung. Tepung erut dan ganyong dibuat dengan cara mengukur umbinya, mencuci, kemudian
diperas dan beberapa waktu, kemudian airnya dibuang selanjunya tepungnya dijemur
sampai kering dan diayak. Ciri-ciri umbi erut (ararut) dan ganyong adalah
a. Kulinya bersisik
b. Erut (ararut) berwarna putih
c. Ganyong berwarna merah
d. Menghasilkan tepung untuk pembuatan kue-kue Indonesia
D. HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PENGOLAHAN UMBI- UMBIAN MENJADI KUE INDONESIA
1. Umbi-umbian sebaiknya segera digunakan supaya rasanya tidak pahit dan
warnanya berubah. Sedangkan untuk umbi jalar sebaiknya disimpan beberapa hari
agar rasanya lebih manis
2. Umbi-umbian harus dicuci sebelum dan sesudah dikupas, agar getahnya
berkurang
3. Umbi-umbian direndam dalam air secara berulang-ulang untuk menghilangkan
racun dan asam sianida
4. Umbi-umbian direndam dalam air garam untuk menghilangkan rasa gatal
5. Umbi-umbian sebaiknya direndam dalam air pencuci beras agar umbi yang putih
akan menjadi lebih putih6. Hati-hati ada beberapa jenis umbi yang mengandung racun atau menimbulkan
gatal. E. MACAM-MACAM KUE INDONESIA DARI UMBI-UMBIAN. 1. Putri Noong
Putri noong artinya putri yang mengintip. Hidangan ini terbuat dari bahan
singkong yang diparut ditambahkan pewarna, didalamnya diisi dengan pisang
nangka atau tanduk dibungkus dengan daun pisang kemudian dikukus, setelah
dingin dipotong ditaburi kelapa parut. 2. Misro
Misro merupakan kue khas Jawa Barat yang terbuat dari parutan singkong dan
kelapa yang ditengahnya diisi dengan irisan gula merah yang berbentuk lonjong
dan digoreng. Misro dalam bahasa sunda disebut juga dengan istilah amis dijero. Fungsi dari kue ini sebagai makanan jajanan ataupun teman minum teh (ngopi). 3. Obi
Obi merupakan hidangan yang terbuat dari ubi jalar (boled) dengan cara dikukus
terlebih dahulu kemudian dihaluskan dan dibentuk bulat didalamnya ada irisan
gula merah kemudian digoreng. Obi berfungsi untuk teman minum teh sore atau
digunakan juga sebagai jajanan atau kudapan. 4. Kue lumpur
5.